Senin, 03 Januari 2011
artikel teknologi informatika
Teknik menyertakan content pada sebuah halaman web. Kode JavaScript mengambil data dari sebuah server dan menampilkannya pada bagian halaman web tanpa harus mengambil ulang seluruh data tampilan halaman web tersebut. Umumnya data yang diambil menggunakan format XML. Contoh adalah pada tampilan box ramalan cuaca yang secara dinamis dapat berubah (misalnya setiap 3 menit) tanpa harus memperbaharui seluruh tampilan halaman web. Ajax sendiri terdiri dari :
* Strukturisasi sebuah web Sesuai dengan standart menggunakan XHTML dan CSS
* HTML (HyperText Markup Language) digunakan dalam membuat halaman web dan dokumen-dokumen lain yang dapat ditampilkan dalam peramban (browser).
* Tampilan yang dinamis dan interaktif menggunakan DOM (Document Object Model)
* Pertukaran dan Manipulasi data menggunakan XML dan XSLT
* Pengupdatean data secara Asinkronisasi menggunakan XMLHttpRequest
* Dan JavaScript untuk menyatukan semuanya.
http://www.beritanet.com
Tips merawat printer infus dengan benar

1. Printer modifikasi jangan dibawa dengan posisi miring atau terbalik.
2. Posisi botol harus sama tinggi dengan printer.
3. Ketika proses pencetakan dimulai, tutup yang kecil harus dibuka.
4. Jika printer akan dipindah tempat, semua tutup pada botol harus terpasang rapat.
5. Ketika botol akan diisi semua tutup harus dibuka, pengisian tinta dapat dilakukan pada lubang besar pada botol.
6. Jika hasil cetak kurang memuaskan lakukan proses head cleaning.
7. Jika tinta pada botol sudah ¼ lakukan segera pengisian tinta.
8. Buang tinta buangan jika sudah ½ atau ¾ botol.
9. Jangan sampai tinta pada botol benar – benar habis.
10. Diusahakan tidak berganti merk tinta.
http://argotri.wordpress.com
TCP
Transmission Control Protocol
Secara teoritis, sebuah protokol trasport layer merupakan sebuah rutin sederhana software, meskipun tidak sesederhana itu. Alasan penggunaan lapisan transport yang kompleks ini merupakan jawaban dari rendahnya reliabilitas IP, dimana IP tidak mampu memberikan jaminan sampainya datagram ke tujuan untuk jenis koneksi connectionless. IP bertugas menentukan routing sebuah datagram, tetapi jika terjadi masalah pada datagram tersebut maka IP akan menolaknya tanpa alasan (dengan membangkitkan pesan kesalahan ICMP ke pengirim).
Kebanyakan user beranggapan bahwa TCP dan IP merupakan protokol yang digunakan berpasangan, akan tetapi TCP dapat digunakan dengan protokol lain tanpa IP. misalnya, TCP atau bagiannya digunakan pada File Trasfer Protocol (FTP) dan Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), keduanya tidak menggunakan IP.
Transmission Control Protocol menyediakan sejumlah layanan ke lapisan IP dan upper layer. Hal terpenting TCP menyediakan layanan protokol connection-oriented kepada upper layer yang memberikan jaminan datagram yang dikirm sebuah aplikasi ke jaringan sampai ke tujuan. Dalam hal ini, TCP bertindak sebagai message-validation protocol yang menyediakan layanan komunkasi yang handal. Jika datagram hilang atau rusak, TCP biasanya menangani retransmisi, bukan aplikasi pada upper layer.
TCP mengatur aliran datagram dari lapisan di atasnya (lapisan aplikasi) hingga lapisan IP, sebagaimana datagram yang datang dari lapisan IP hingga ke protokol yang lebih tinggi. TCP terletak pada lapisan transport, posisinya di atas lapisan IP dan dibawah lapisan aplikasi, seperti pada gambar berikut ini TCP berada pada lapisan dimana datagram diproses sekaligus untuk memastikan apakah datagram telah dikirim dari sumber ke mesin target. TCP tidak bekerja untuk menentukan rute datagram, sehingga tidak pernah ada lapisan TCP pada gateway.
Karena TCP merupakan protokol connection-oriented yang bertanggung jawab untuk memastikan transfer datagram dari sumber ke tujuan (end-to-end communication), TCP harus menerima pesan komunikasi dari tujuan untuk memberitahu penerima datagram. Istilah virtual circuit biasanya digunakan untuk menunjukkan komunikasi antara dua mesin, dimana acknowledgement ini berisi pesan konfirmasi penerimaan, atau kode kesalahan beserta nomor urut datagram (sequence number)Untuk mengilustrasikan aturan TCP berikut diberikan contoh; sebuah software TCP menerima stream byte dan merangkainya menjadi segmen TCP atau paket. Pada proses merangkai segmen, informasi header ditambahkan pada bagian depan data. Setiap segmen memiliki sebuah checksum yang telah dihitung yang menyatu dengan header. Panjang segmen biasanya ditentukan oleh TCP atau oleh sebuah value sistem yang ditetapkan oleh administrator (panjang segmen TCP tidak ada hubungannya dengan panjang datagram IP, meski kadang terdapat hubungan diantara keduanya).
Jika dibutuhkan komunikasi dua arah (misalnya telnet atau FTP), maka sebuah koneksi (virtual connection) antara mesin pengirim dan penerima akan dibuat untuk melewatkan segmen TCP ke IP untuk routing. Proses ini dimulai dengan software TCP pengirim mengirimkan sebuah request (permintaan) untuk sebuah koneksi TCP kepada mesin penerima. Dalam message terdapat sebuah nomor unik (disebut nomor socket) yang akan mengidentifikasi koneksi mesin pengirim. Software TCP penerima juga akan membuat nomor socket yang unik dan mengirimnya kembali ke mesin pengirim, kedua nomor unik ini akan membentuk koneksi pada kedua mesin hingga virtual circuit diakhiri.
Setelah virtual circuit (VC) ditetapkan, TCP akan mengirim segmen ke IP, yang kemudian akan mengelurkan message ke network sebagai sebuah datagram. IP dapat melakukan perubahan terhadap segmen dengan melakukan segmentasi dan reassembly di mesin tujuan.
Jika message lebih panjang dari TCP (bukan datagram IP), mesin penerima TCP akan merangkai pesan berdasarkan nomor urut yang terdapat pada setiap header segmen. Jika sebuah segmen hilang atau rusak (dapat diperiksa melalui checksum), maka TCP akan mengirimkan sebuah pesan nomor urut segmen yang mengalami kegagalan, sehingga software TCP pengirim akan mengirim kembali segmen yang rusak.
Jika hanya ada satu segmen yang digunakan untuk sebuah message setelah membandingkan checksum segmen dengan sebuah nilai baru, maka software TCP penerima dapat membangkitkan sebuah acknowledgement (ACK) positif atau permintaan untuk mengirim kembali dan mengembalikan permintaan ke lapisan pengirim.
Protokol UDP
Mekanisme Protokol UDP
UDP menyediakan mekanisme dasar yang digunakan oleh program aplikasi untuk mengirim datagram ke program aplikasi lain. UDP menyediakan port protokol yang digunakan untuk membedakan satu program yang sedang dieksekusi dengan yang lain dalam satu mesin.
UDP menggunakan protokol dibawahnya (IP) untuk menyampaikan pesan dari satu mesin ke mesin lain dan menyediakan semantic pengiriman datagram yang tidak reliable, serta connectionless seperti IP. Disini tidak terdapat ACK (Acknowledgments) untuk memastikan sampainya pesan di tujuan, data yang sampai tidak perlu terurut, dan tidak membutuhkan kontrol balik terhadap rate aliran informasi antar mesin.
Suatu program aplikasi yang menggunakan UDP menerima tanggung jawab penuh untuk menangani masalah reliabilitas termasuk kehilangan pesan, duplikasi, delay, pengiriman yang tidak terurut dan putus koneksi.
Karena sifatnya yang connectionless dan unreliable, UDP digunakan oleh aplikasi-aplikasi yang secara periodic melakukan aktivitas tertentu ( misalnya query routing tabel pada jaringan local), serta hilangnya satu data akan dapat di atasi pada query periode berikutnya dan melakukan pengiriman data ke jaringan lokal. Pendeknya jarak tempuh datagram akan mengurangi resiko kerusakan data.
Bersifat broadcasting atau multicasting. Pengiriman datagram ke banyak client sekaligus akan efisien jika prosesnya menggunakan metode connectionless.
Aplikasi yang menggunakan UDP antara lain:
- DNS
- DHCP
- Microsoft Windows Networking
- TFTP – Trivial File Transfer Protocol
- Syslog – systemlogger
- NFS – Network File System
- Traceroute
- Dll.
http://teknik-informatika.com
artikel teknologi informatika
SEJARAH MONITOR
Monitor merupakan interface terpenting yang menghubungkan manusia dan PC. Pada saat komputer pertama beroperasi pada tahun 1938, monitor sudah berusia 83 tahun. Pengembangannya masih tetap berlangsung sampai saat ini.
Tahap perkembangan monitor komputer yang digunakan saat ini sebenarnya terbagi dua fase. Fase pertama pada tahun 1855 ditandai dengan penemuan tabung sinar katoda oleh ilmuwan dari Jerman, Heinrich Geißler. Ia merupakan bapak dari monitor tabung. Lalu, 33 tahun kemudian, ahli kimia asal Austria, Friedrich Reinitzer, meletakkan dasar pengembangan teknologi LCD dengan menemukan kristal cairan. Teknologi tabung sejak awalnya memang dikembangkan untuk merealisasikan monitor. Namun, Kristal cairan masih menjadi fenomena kimiawi selama 80 tahun berikutnya. Saat itu, tampilan atau frame rate pun belum terpikirkan.
Selama ini, banyak yang menganggap bahwa Karl Ferdinand Braun sebagai penemu tabung sinar katoda. Sebenarnya, ia merupakan pembuat aplikasi pertama untuk tabung, yaitu osiloskop pada tahun 1897. Perangkat inilah yang menjadi basis pengembangan perangkat lain, seperti televisi atau layar radar. Pada tahun yang sama, Joseph John Thomson menemukan elektron, yang mempercepat pengembangan teknik tabung.
Monitor CRT pertama (Cathode Ray Tube) dikembangkan untuk menerima siaran televisi. Milestone-nya adalah tabung televisi pertama dari Wladimir Kosma Zworykin(1929), full electronic frame rate dari Manfred von Ardenne (1930), dan pengembangan tabung sinar katoda pertama yang dapat direproduksi oleh Allen B. Du Mont (1931).
Pada generasi awal komputer, belum menggunakan monitor khusus seperti sekarang ini. Komputer waktu itu terhubung dengan TV keluarga sebagai layar penampil dari pengolahan data yang dilakukannya. Yang cukup menjadi masalah adalah bahwa resolusi monitor TV saat itu hanya mampu menampilkan 40 karakter secara horisontal pada layar.
Monitor khusus untuk komputer dikeluarkan oleh IBM PC, yang pada awalnya memiliki resolusi 80 X 25 dengan kemampuan warna “green monochrome”. Monitor ini sudah mampu menampilkan hasil yang lebih terang, jelas dan lebih stabil.
Pada generasi berikutnya muncul mono graphics (MGA/MDA) yang memiliki 720×350. Selanjutnya di awal tahun 1980-an muncul jenis monitor CGA dengan range resolusi dari 160×200 sampai 640×200 dan kemampuan warna antara 2 sampai 16 warna. Monitor EGA muncul dengan resolusi yang lebih bagus yaitu 640×350. Monitor jenis ini cukup stabil sampai berikutnya munculnya generasi komputer Windows.
Semua jenis monitor ini menggunakan digital video – TTL signals dengan discrete number yang spesifik untuk mengatur warna dan intensitas cahaya. Antara video adapter dan monitor memiliki 2, 4, 16, atau 64 warna tergantung standard grafik yang dimiliki.
Selanjutnya dengan diperkenalkannya standard monitor VGA, tampilan grafis dari sebuah Personal Computer menjadi nyata. VGA dan generasi-generasi yang berhasil sesudahnya seperti PGA, XGA, atau SVGA merupakan standard analog video dengan sinyal R (Red), G (Green) dan B (Blue) dengan continuous voltage dan continuous range pada pewarnaan. Secara prinsip analog monitor memungkinkan penggunaan full color dengan intensitas yang tinggi.
Generasi monitor terbaru adalah teknologi LCD yang tidak lagi menggunakan tabung elektron CRT tetapi menggunakan sejenis kristal liquid yang dapat berpendar. Teknologi ini menghasilkan monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel Display dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang tinggi.
http://Argotri.wordpress.com
artikel teknologi informatika
Malware Flu burung kini menulari file document
Belum lama ini saya mendapatkan sample dari user yang mengatakan file document mereka ter-infeksi malware flu Burung / Worm.Win32.VB.du (versi GAV). Saya beruntung karena mendapatkan sample tersebut sehingga saya bisa secepat mungkin untuk menambahkan ke GAV signatures.
Sebetulnya untuk malware flu burung ini untuk variant yang sebelumnya sudah dapat dideteksi oleh GAV akan tetapi belum dapat memisahkan file document yang ter-infeksi. Akhirnya mulai Gucup Antivirus 2.7.5 dan kini yang lebih disempurnakan melalui Gucup Antivirus 2.7.6 malware flu burung kini dapat diatasi dengan baik dan juga document yang ter-infeksi sudah dapat direcover kembali.
Pesan saya, berhati-hatilah soalnya malware ini kini mulai merambah dikalangan umum dan jika komputer anda ter-infeksi maka setiap file document (khususnya Word) akan diinject oleh malware tersebut sehingga mengakibatkan file word anda akan membengkak. Hebatnya lagi flu burung variant terbaru yang saya analisa file doc anda akan di hidden sehingga jika anda menggunakan antivirus yang sudah bisa me-recover akan tetapi tidak di tampilkan maka seolah-olah kita menganggap filenya tidak bisa direcover.
Tapi, kini dengan teknologi dan feature terbaru dari GAV kini anda tidak perlu khawatir lagi karena file document anda akan selamat (dengan catatan variant yang sudah dikenali oleh GAV tentunya). Jika dari anda sekalian ada yang menemukan malware jenis ini dan belum dikenali oleh GAV maka silahkan saja kirimkan sample melalui email ataupun melalui fasilitas upload yang telah di sediakan.
Jangan lupa ya untuk selalu menggunakan Gucup Antivirus sebagai salah satu alternatif antivirus anda. Semoga GAV selalu bisa membantu user yang terkena malware.
antivirus.inf.uajy.ac.id